Langsung ke isi

“J”i”K”a – jadi presidenku?

7 Juni 2009

Tidak hanya di Palembang, Wapres juga mengunjungi Bandar Lampung di hari yang sama. Di ibukota provinsi Lampung tersebut, JK mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan II di Dusun Kebalang, Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, Lampung. Saat berada di proyek yang tertunda tersebut, JK menyatakan kekecewaannya karena penundaan proyek disebabkan dana yang tidak dicairkan oleh Departemen Keuangan. “Jelaslah saya kecewa dengan keterlambatan proyek ini karena Depkeu tidak tanggap hanya karena persoalan tingkat bunga yang selisihnya kecil,” tegas JK.  Setelah bertolak dari PLTU Tarahan II, Wapres JK mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Muluk Bandar Lampung. Di sana, JK mengunjungi sejumlah bangsal termasuk bangsal perawatan anak yang dimasukinya pertama kali. Sebelum kembali ke Jakarta dengan pesawat kepresidenan RJ-85, JK sempat melantik Tim Kampanye Provinsi Lampung di gedung kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Lampung.

Sementara itu di hari yang sama Wiranto berada di Samarinda, Kalimantan Timur. Di sana cawapres kita ini melantik Tim Kampanye Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Bumi Senyiur. Saat melantik inilah Wiranto menyatakan akan mengurangi politik “dagang sapi”. Ia menyatakan, “Koalisi kami kecil, tidak banyak partai politik. Oleh karena itu, kami akan kurangi politik dagang sapi, bagi-bagi jabatan. Kami akan lebih banyak menampilkan orang-orang profesional yang dibutuhkan negara.”

melihat persaingan para calon presiden yang insyaallah akan memimpin saya dan jutaan rakyat indonesia,semakin asyik juga,apalagi melihat dialog dialog dan isu2 yang berkembang dan terus menggelembung dimasyarakat,ada baiknya rakyat cukup diam saja..tentukan pilihan..datang ke TPS ..berikan suara dan pulang dengan kedamaian serta doa..

Ya Tuhan yang saya pilih semoga mnjadi teladan yang baik untuk 5 tahun akan datang..

namun ada “kalla”nya sebuah harapan menyingsing pada suara kita..kalau saya sie pingin presiden yang memimpin saya benar2 tahu rakyatnya dan memberi perubahan besar dalam prekonomian dan suhu politik di indonesia.jadi nggak sekedar “nglanjutin yg udah ada” tapi visi misi yang jelas,gamblang dan sesuai kondisi nyata rakyat indonesia,gx usah muluk2 membangun orang yang udah gde,bangunlah rakyat yang masih dibawah ini,insyaalaah indonsia akan maju,srta terciptanya kemandirian hidup.

kalau untuk masalah track record para calon,no problem….yg jelek gx usah dipilih!!!!

Satu komentar leave one →
  1. 10 Juni 2009 03:22

    satu hal yang mengkhawatirkan hanyalah bahwa pada pilpres nanti, pemilih yang ingin melihat perubahan suaranya raib entah ke mana. Dalam pileg yang lalu pengalaman saya, caleg dan partai yang saya pilih, tidak ada suaranya sama sekali, alias 0. Ke mana perginya?

    Mungkin, karena inilah SBY dan koalisinya yakin mereka akan memenangkan pilpres satu putaran.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.